Sampai Jumpa di 2nd SOC-HF...

Mengapa Hadir di SOC-HF ?

Permasalahan gagal jantung di Indonesia masih menjadi topik utama mortalitas dan morbiditas. Rekomendasi penanganan gagal jantung yang komprehensif merupakan tuntutan utama keberhasilan terapi yang diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan menurunkan beban akibat gagal jantung.

SOC-HF merupakan acara pertama di luar acara tahunan InaHF yang memiliki konsep course, yakni pendekatan kasus pada setiap materinya. SOC-HF pertama yang diadakan di tahun 2018 mendapatkan atensi yang besar baik dari Dokter Spesialis, Dokter Umum, maupun Keperawatan. Hal ini ditunjukkan oleh hadirnya ketiga elemen dasar klinis tersebut yang berasal dari 14 propinsi se-Indonesia dalam seluruh rangkaian acara. Dalam rangkaian acara tersebut juga dipresentasikan 24 kasus perifer terkait gagal jantung.

SOC-HF merupakan acara ilmiah pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk perkembangan ilmu gagal jantung dan mendapat endorsement langsung dari working group on heart failure (InaHF) dan working group on acute cardiovascular care (InaACC) Indonesia. SOC-HF akan selalu meningkatkan kerjasama dengan pembicara ternama untuk terus berada dalam level internasional dan up-to-date. Pada tahun 2019 ini, SOC-HF berkerjasama dengan pembicara internasional dari University of Manchester.

Untuk Pendaftaran Klik Link Berikut :

http://tiny.cc/soc-hf_registration

Konfirmasi pendaftaran, klik link berikut :
🖱http://bit.ly/Faqihuddincontact
🖱http://bit.ly/Agungcontact

    BERITA TERKINI KARDIOLOGI

    Menyajikan Berbagai Informasi Seputar Kardiologi

    Ini adalah foto manusia pertama didunia yang menggunakan insulin sebagai terapi diabetes mellitus, sebelum dan setelah terapi insulin. Leonard Thompson, 14 tahun, menderita diabetes mellitus tipe 1, yang merupakan vonis mati saat itu. Beruntunglah seorang endocrinologist Frederick Banting menginjeksi Thompson dengan insulin sapi pada hari ini, 98 tahun yang lalu, 11 Januari 1922.
    link : https://kardiologi.fk.uns.ac.id/download-2/

    Jadwal Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru

    Program Pendidikan Dokter Spesialis

    PENELITIAN

    BERBAGAI PENELITIAN OLEH STAF DAN SEJAWAT PROGRAM STUDI KARDIOLOGI

    Effect of Oral N-Acetylcysteine Supplementation on the Immunity System in Patients with Acute Myocardial Infarction

    Trisulo Wasyanto, Ahmad Yasa’, Akhmad Jalaludinsyah

    Abstract

    Background: inflammation, oxidative stress, and fibrosis play important roles after an acute myocardial infarction (AMI) event. The most studied inflammatory biomarker in cardiovascular disease is C-reactive protein (CRP). It has been demonstrated that myeloperoxidase (MPO) and Galectin-3 (Gal-3) have some essential roles on immune system when an AMI event occurs. We aimed to determine the effect of oral N-acetylcysteine (NAC) supplementation at the dose of 600 mg 3 times daily for 3 consecutive days on the immune system of AMI patients. Methods: our randomized single-blinded experimental study using pre- and post-treatment evaluations was performed at Dr. Moewardi Hospital, Indonesia, from May to August 2018.

    read more ..

    Effects of N-acetylcysteine on high-sensitive C-reactive protein level and wall motion score index after ST-segment elevation myocardial infarction and fibrinolytic therapy: A randomized trial

    AUTHORS: TRISULO WASYANTO, SAVITHRI INDRIANI, AHMAD YASA

    Abstract

    Objective: To determine the effect of N-acetylcysteine (NAC) on the high-sensitive C-reactive protein (hsCRP) level and wall motion score index (WMSI) in patients with ST-segment elevation myocardial infarction (STEMI) treated with fibrinolytic therapy

    read more

    Association between Left Ventricular Global Longitudinal Strain and Functional Capacity Measured with Six-Minutes Walk Test in Patients after Acute Myocardial Infarction.

    Trisulo Wasyanto, Pipiet Wulandari, Niniek Purwaningtyas, Bhisma Murti
    Abstract
    Background: The ischemia resulting from critical coronary narrowing or total occlusion first affects the subendocardialmyofibers. Thus, abnormalities in longitudinal function can be detected before reductions in LVEF and reflects infarct size. The 6MWT provides information that may be a better index of the patients ability to perform daily activities..

    read more..

    STAF DEPARTEMEN AKTIF

    STAF LUAR PRODI AKTIF

    DIVISI

    8 Divisi Sesuai Kolegium Ilmu Jantung dan Pembuluh Darah

    Why Choose Us

    Merupakan Prodi Jantung dan Pembuluh Darah dengan keunggulan Kardiologi Komunitas.